Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia

Tuesday, July 11, 2017

Kosa Kata Bahasa Arab di bidang kesehatan dan obat-obatan

Bagi anda yang belajar bahasa Arab, kosa kata (mufrodat) adalah bagian penting dalam bahasa. Menguasai banyak kosa kata, memungkinkan kita menguasai bahasa arab lebih cepat. Kita juga perlu mengetahui kosa kata yang digunakan dalam bidang tertentu, karena kata yang sama dalam bahasa Indonesia, bisa jadi mempunyai terjemahan berbeda dalam bahasa Arab untuk dua bidang yang berbeda misal bidang kesehatan berbeda dengan bidang sejarah. Berikut beberapa kosa kata bahasa arab yang berhubungan dengan kesehatan.

الطبّ (at-tibb) : obat

التمريض (at-Tamriidh) : perawatan

طبيب (Thabiib) : dokter

Obat, syifaa juga berarti obat



طبيب الاسنان (thabib al asnaan): Dokter gigi

مستشفى (mustasfaa) : rumah sakit

Saturday, March 8, 2014

Siapa Saja Istri Nabi dan Mengapa Dinikahi?


by. ustadz YM

Mesin Cuci Mainan dari Kardus
Dalam catatan sirah nabawiyah, ada sebelas orang wanita yang dinikahi oleh Rasulullah SAW, dua di antara mereka meninggal ketika Rasulullah SAW masih hidup sedangkan sisanya meninggal setelah beliau wafat. Nama-nama isteri beliau adalah:

1. Khodijah binti Khuwailid RA, ia dinikahi oleh Rasulullah SAW di Mekkah ketika usia beliau 25 tahun dan Khodijah 40 tahun. Dari pernikahnnya dengan Khodijah Rasulullah SAW memiliki sejumlah anak laki-laki dan perempuan. Akan tetapi semua anak laki-laki beliau meninggal. Sedangkan yang anak-anak perempuan beliau adalah: Zainab, Ruqoyyah, Ummu Kultsum dan Fatimah. Rasulullah SAW tidak menikah dengan wanita lain selama Khodijah masih hidup.

2. Saudah binti Zam’ah RA, dinikahi oleh Rasulullah SAW pada bulan Syawwal tahun kesepuluh dari kenabian beberapa hari setelah wafatnya Khodijah. Ia adalah seorang janda yang ditinggal mati oleh suaminya yang bernama As-Sakron bin Amr.

32 Relawan Dunia ke Gaza, Ditolak Masuk Mesir



By: SELIDIK
****
Kantor Kementrian Luar Negeri di Timur Tengah

Rassd.com mengabarkan, bahwa 32 relawan dunia ke Gaza yang kebanyakan kaum Hawa ditolak masuk Mesir. Pihak imigrasi Mesir, menolak memberikan izin dan mendeportasi seluruhnya ke negara-negara asal.

Saturday, November 26, 2011

Islamic Worldview 11

Kita tidak mengakui dalam hal Islam terhadap garis pembagian yang datar yang memisahkan pemahaman  public dan khusus terhadap kebenaran Agama. Kita lebih memelihara sebuah garis tegak penyatuan dari pemahaman umum dan khusus; sebuah garis tegak dari penyambungan yang kita sebut sebagai jalan lurus dari Islam Iman Ihsan tanpa ada ketidak-sesuaian dalam tiga tahap kenaikan ruhiah yang mana Kenyataan atau kebenaran Ketuhanan yang dianggap dan diakui dalam kasus kita yang bisa di akses ke banyak hal.

Pola pada kain

 Hal ini sia-sia untuk melakukan penyamaran kesalahan dalam hal agama, dalam pendangan pemahaman mereka dan penafsiran terhadap naskah mereka yang mereka percayai sebagai mencerminkan wahyu asli, dengan

Sunday, November 13, 2011

Islamic Worldview 10

Pesan inti dari wahyu selalu sama: untuk mengenal dan mengakui dan menyembah Satu Tuhan yang Benar dan Sebenarnya (ilah) sendiri, tanpa mengekutukanNya dengan sekutu, saingan, atau bandingan tidak pulah mensifati seperti diriNya; dan mengakui kebenaran yang dibawa oleh Nabi nabi sebelumnya dan juga kebenaran terakhir yang dibawa oleh Nabi Terakhir yang dibenarkan oleh Nabi-nabi sebelumnya. Dengan pengecualian dari umat Nabi terakhir ini, yang mana agaa wahyu telah mencapai kesempurnaan tertinggi yang ana kemurnian awal terjaga hingga hari ini, kebanyakan umat-umat dari nabi sebelumnya yang diutus telah secara bebas mengubah tuntunan menurut ciptaan budaya dan penemuan adat menurut mereka sendiri, dan mengklaim hal ini adalah agama tiruan dari agama wahyu.
Islamic Caliphate

Friday, November 11, 2011

Islamic Worldview 9

Kecenderungan untuk mengarah pada penemuan ilmu pengetahuan modern yang memikirkan sistem alam semesta dengan berpasangan pada pernyataan-pernyataan yang diterapkan pada masyarakat manusia, tradisi budaya, dan nlai –nilai adalah satu dari ciri sifat dari modernitas. Posisi dari mereka yang mendukung teori keMahaan persatuan dari agama yang berbasis pada anggapan bahwa semua agama atau agama besar umat manusia merupakan agama wahyu. Mereka mengasumsikan bahwa kea lam semestaan dan keMahaBesaran dari pencerahan yang mengsahkan teori mereka yang mereka temukan setelah melakukan pengajaran terhadap diri mereka sendiri dengan metafisika dalam islam. Dalam pemahaman mereka terhadap metafisika ini dari kemahaan persatuan dari kehadiran, mereka secara lebih jauh menganggap bahwa penyatuan kemahaan dari agama telah dilakukan. Terdapat kesalahan mendasar dalam semua asumsi mereka, dan frase penyatuan kemahaan agama merupakan kesalahan dan mungkin berarti seperti itu untuk motif selain dari kebenaran. Mereka mengklaim untuk mempercayai keesaan yang maha dari agma-agama yang merupakan sesuatu yang disarankan kepada mereka secara inductive oleh imajinasi dan diturunkan dari spekulasi intelektual dan tidak dari pengalaman yang sebenarnya. Jika hal tersebut diingkari dan klaim mereka diturunkan dari pengalaman yang lain, maka kemudian kita katakana lagi bahwa indra keesaan yang dialami bukan dari agama tapi dari derajat yang berbea dari pengalaman keagamaan individu yang tidak sepenuhnya mengarah pada anggapan bahwa agama dari tiap individu yang mengalami keesaan tersebut, mempunyai kebenaran dari keabsaahan sebagai agama wahyu pada tingkat keberadaan biasa. Terlebih lagi, seperti yang sudah ditunjuk,

sponsor